Dulunya
bumi banyak memiliki pepohonan yang rimbun, rumput-rumput hijau, dan juga udara
yang sejuk. Namun, sekarang ini bumi semakin panas es-es dikutub pun dikabari
sedikitnya mencair karena panas. Bukan itu saja, pohon-pohon terutama di ibu
kota Jakarta khususnya pun sudah sangat sedikit dikarenakan sudah banyak
bangunan-bangunan tinggi yang berdiri.
Udara
yang sejuk kini sudah berubah menjadi polusi udara, dimana udara yang dihirup
kini tidak lagi bersih sepeti dahulu. Polusi yang ditimbulkan pabrik-pabrik dan
juga polusi kendaraan membuat udara tercemar.
Kemajuan
teknologi juga menjadi salah satu penyebab bumi berubah, yang dimana manusia
dengan mudah mengakses sesuatu dan merusaknya, karena kemajuan tersebut membuat
adanya Global Warming yang dimana lapisan ozon bumi semakin lama akan semakin
menipis karena Global Warming tersebut.
Dapat
dilihat, contoh yang paling mudah dalam Global Warming ialah pemakaian AC dan
juga rumah kaca. Yang dimana AC akan mengeluarkan panas yang menyebabkan bumi
semakin panas, dan rumah kaca yang seharusnya pepohonan dapat menyerap panas
tetapi malah menimbulkan dan memantulkan panas tersebut.
Maka
dari itu akan kah kita sebagai manusia akan terus merusak alam? Atau malah akan
memperbaiki alam yang sudah dirusak? Jawabannya haruslah kita memperbaiki alam,
contohnya saja buanglah sampah pada tempatnya, dengan membuang sampah pada
tembatnya maka bumi akan bersih dan juga tidak tercemar baik air maupun
lingkungan.
Bukan
hanya itu, sekarang ini kantong plastic dikenakan biaya kalian pasti tahu itu. Tujuannya
ialah agar penggunaan plastic akan menurun sehingga limbah plastic tidak
banyak, karena 1 plastik bau dapat memuai selama 3tahun tergantung ketebalan plastic
tersebut. Maka dari itu marilah kita kurangi pemakaian plastic dan Cintailah
Bumi Kita.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar