Senin, 25 April 2016

Cintai Lingkungan, Cintai Hidup Kita



Lingkungan? Akankah kita sudah menjaga lingkungan kita? Seperti yang kita lihat sekarang ini lingkungan sekitar kita cukup memprihatinkan dimana semakin lama semakin saja rusak, bahkan hutan yang rimbunpun dirusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Salah satu bentuk untuik mencintai lingkungan ialah yang dilakukan oleh mahasiswa Universitas Bunda Mulia. Mereka melakukan sebuah pameran Photografy dan Essay Exhibition yang berlangsung dari tanggal 19-23 april 2016. Pameran ini mengambil tema “Earth Focus On The Feature”.
Pameran tersebut terdapat dalam acara 3rd Social Science week yang diadakan oleh Fakultas Ilmu Sosial Humaniora (FISH) UBM. Selain pameran tersebut terdapat juga seminar-seminar yang berlangsung, salah satu seminarnya yaitu mengenai CSR yang tetap berfokus terhadap kepedulian akan lingkungan.
Semua tema yang diambil agar masyarakat sadar akan lingkungan, karena lingkungan merupakan sebagian dari hidup kita, dengan lingkungan yang bersih maka hidup kitapun akan lebih nyaman.


-Selesai-

Nesia Yuliawan
Universita Bunda Mulia
Jl. Lodan raya No. 2, Ancol, Jakarta Utara
0812 1217 8333
Liusiuhua3@gmail.com

Kamis, 21 April 2016

Sadar Terhadap Lingkungan




Akankah kita peka terhadap lingkungan sekitar? Mungkin dapat dikatakan belum. Dapat dilihat jika masyarakat peka akan lingkungan mereka, maka seharusnya mereka menjaga lingkungan mereka. Tapi sekarang ini masyarakat yang peduli akan lingkungan mereka, belum begitu banyak. Jika dilihat masih banyak yang membuang sampah sembarangan baik di sungai maupun di jalanan, itu membuat lingkungan tidak enak dipandang dan juga tercemar.
            Walaupun begitu masih ada mayarakat yang sadar akan lingkungan mereka, salah satunya ialah Universita Bunda Mulia, yang mengadakan Sosial Scient Week yang ketiga kalinya dengan menyinggung mengenai lingkungan.
            Didalam acara tersebut ada pameran fotografi dan essay exhibition dengan tema “Earth Focus On The Feature”, yang berlangsung dari tanggal 19-23 april 2016 di The UBM Plaza. Dalam pameran ini pertama kalinya 2 club digabungkan dalam satu pameran, yaitu ada clun Jurnal Is ME dan juga Click.
            Mahasiswa dalam club tersebut ialah salah satu dari ribuan masyarakat yang peduli akan lingkungan sekitar mereka. Dengan tema yang mereka angkat, mereka berharap agar mahasiswa UBM dan masyarakat sekitar peka terhadap lingkungan mereka.
            “ Tujuannya sih agar masyarakat menstimulus atau peka untuk merawat lingkungan dan peduli dengan lingkunannya agar global warming dapat berkurang dan dikatasi.” Ujar Simon salah satu panitia dari Jurnal Is Me.
            Pada pameran tersebut, terdapat banyak foto-foto mengenai human interest dilingkungan sekitar kita, yang dapat dikatakan memprihatinkan, contohnya dengan sampah yang begitu banyak. Selain foto ada juga tulisan essay, yang berisikan opini atau kritik manusia terhadap lingkungan yang semakin lama ssemakin rusak.
            “ Saya suka dengan pamerannya, awalnya si cuma mau tahu ada pameran apa, setealah dilihat dan dipikir-pikir prihatin sama lingkugan sekarang ini yang begitu tercemar” ujar Putra salah satu pengunjung pameran.
             Pengunjung yang datang pun cukup ramai, dan bukan hanya sekedar pameran tetapi ada juga hadiah untuk pemenang foto dan artikel yang di vote oleh pengunjung.

            “ Ada hadiah buat yang dapetin vote paling banyak, kalo foto vote dari nomor yang tertera disamping foto dan artikel ditulis nama siapa yang buat, komentarnya. Nanti diumuminnnya hari minggu tanggal 24 april 2016” ujar Jessica selaku panitia dari Click.

            Masihkah kalian tetap acuh terhadap lingkungan? AYO, peduli dengan lingkungan kita dan kita perbaiki serta menyelamatkan bumi seperti mahasiswa UBM yang mengajak dan menyadarkan masyarakat lain kan lingkungan.

Cintailah Bumi Kita

Dulunya bumi banyak memiliki pepohonan yang rimbun, rumput-rumput hijau, dan juga udara yang sejuk. Namun, sekarang ini bumi semakin panas es-es dikutub pun dikabari sedikitnya mencair karena panas. Bukan itu saja, pohon-pohon terutama di ibu kota Jakarta khususnya pun sudah sangat sedikit dikarenakan sudah banyak bangunan-bangunan tinggi yang berdiri.
Udara yang sejuk kini sudah berubah menjadi polusi udara, dimana udara yang dihirup kini tidak lagi bersih sepeti dahulu. Polusi yang ditimbulkan pabrik-pabrik dan juga polusi kendaraan membuat udara tercemar.
Kemajuan teknologi juga menjadi salah satu penyebab bumi berubah, yang dimana manusia dengan mudah mengakses sesuatu dan merusaknya, karena kemajuan tersebut membuat adanya Global Warming yang dimana lapisan ozon bumi semakin lama akan semakin menipis karena Global Warming tersebut.
Dapat dilihat, contoh yang paling mudah dalam Global Warming ialah pemakaian AC dan juga rumah kaca. Yang dimana AC akan mengeluarkan panas yang menyebabkan bumi semakin panas, dan rumah kaca yang seharusnya pepohonan dapat menyerap panas tetapi malah menimbulkan dan memantulkan panas tersebut.
Maka dari itu akan kah kita sebagai manusia akan terus merusak alam? Atau malah akan memperbaiki alam yang sudah dirusak? Jawabannya haruslah kita memperbaiki alam, contohnya saja buanglah sampah pada tempatnya, dengan membuang sampah pada tembatnya maka bumi akan bersih dan juga tidak tercemar baik air maupun lingkungan.

Bukan hanya itu, sekarang ini kantong plastic dikenakan biaya kalian pasti tahu itu. Tujuannya ialah agar penggunaan plastic akan menurun sehingga limbah plastic tidak banyak, karena 1 plastik bau dapat memuai selama 3tahun tergantung ketebalan plastic tersebut. Maka dari itu marilah kita kurangi pemakaian plastic dan Cintailah Bumi Kita.